Bagi Anda yang ingin terjun dalam dunia bisnis percetakan, wajib tahu apa saja istilah-istilah yang ada. Istilah dunia percetakan cukup banyak dan memiliki fungsinya masing-masing. Tidak dapat kita pungkiri jika saat ini kemajuan dunia teknologi berkembang pesat. Bahkan banyak keuntungan yang ada untuk terjun dalam dunia bisnis tersebut.

Dengan Anda tahu berbagai istilahnya akan membantu memudahkan dalam menjalankan bisnis tersebut. Mungkin sebagian besar orang yang tidak mengenal sama sekali bidang percetakan akan sulit mengetahui istilah yang ada. Hal ini pun juga terkadang membuat konsumen kebingungan dengan istilah-istilah tersebut.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis dan mengenal lebih dalam dunia percetakan, sebaiknya wajib tahu istilah dunia percetakan. Setiap istilah memiliki maknanya masing-masing dan tentunya berkaitan erat dengan bidang tersebut. Bagi Anda yang ingin memulai bisnis percetakan, tidak ada salahnya untuk mengenal lebih dalam. Beberapa istilah dalam dunia percetakan yang bisa Anda ketahui sebagai berikut.

 

1. Additive Color

Untuk istilah dunia percetakan yang pertama yaitu Additive Color. Istilah yang satu ini memiliki makna sebagai warna primer. Di mana di dalamnya terdiri dari berbagai warna mulai dari blue, green, dan red. Perpaduan ketiga warna tersebut jika digabungkan akan menghasilkan warna primer putih.

 

2. Color Management System (CMS)

Untuk CMS sendiri merupakan sistem software yang berfungsi untuk mendapatkan warna konsisten. Cara ini dengan menggunakan input maupun output yang tidak sama. Pada umumnya, hasil yang ada akan sama dengan aslinya.

 

3. Digital Printing

Pada istilah yang satu ini mungkin sudah cukup populer di telinga. Bahkan tidak terdengar asing lagi. Digital printing merupakan teknologi percetakan tanpa menggunakan sebuah acuan. Sehingga hasil yang diberikan langsung dari data digital itu sendiri. Sehingga disebut sebagai teknik digital printing.

 

4. CMYK

Dalam dunia percetakan tentu mengenal istilah yaitu CMYK. Istilah tersebut merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow, dan Black. Pada keempat warna tersebut merupakan pokok yang terpakai dalam mencetak. Jika tidak, bisa disebut dengan tinta atau warna proses. Dalam printer pun ada warna tersebut yang terletak pada bagian cartridge. Warna yang dihasilkan baik itu brosur, majalah, hingga foto menggunakan CMYK.

 

5. Spectrophotometer

Spectrophotometer merupakan alat untuk mengukur cahaya yang dipantulkan atau diteruskan melalui spektrum warna. Pada umumnya, alat yang satu ini untuk pembuatan offset atau profil cetak printing.

 

6. FM Screening

Istilah dunia percetakan yang satu ini merupakan metode untuk produksi gambar. Metode ini memproduksi gambar sesuai besar titik yang sama. Hanya saja, memiliki jarak berbeda.

 

7. DPI

DPI atau Dot Pet Inch mampu berfungsi untuk menunjukkan kualitas hasil cetakan. Untuk istilah yang satu ini mungkin cukup sering terdengar. Semakin besar ukuran DPI, maka cetakannya pun akan lebih jelas dan berkualitas. Hanya saja, dampaknya pada ukuran file itu sendiri.

Semakin besar ukurannya file, akan semakin berat. Ukuran standar DPI dalam percetakan yaitu standarnya 300 dan 600. Namun, meski memiliki ukuran yang sama tidak menutup kemungkinan jika hasil cetakan berbeda. Hal ini karena jenis kertas dan printernya.

 

Menggeluti usaha percetakan kini sudah sebagian besar orang lakukan. Selain mudah, keuntungan yang ada pun cukup besar. Jika Anda memiliki keinginan untuk menggeluti dunia bisnis yang satu ini, wajib tahu istilah dunia percetakan. Sehingga melakukan bisnis menjadi lebih mudah.

 

Innoprint merupakan supplier tangan pertama yang menyediakan toner kompatibel. Pastinya lebih awet dan tidak gampang luntur. Untuk itu, Anda tidak perlu ragu untuk menggunakan toner dari Innoprint.